Langsung ke konten utama

KEHAMPAAN

 Hampa, terkadang itu yang ku rasa sekarang, dulu ku rasa hidup itu berwarna menarik, penuh warna, namun sepertinya berbeda ya, fase kehidupan setiap orang itu berbeda2. Semakin ke sini aku mengerti dan sangat memahami bahwa hidup didunia memang hanya sebuah permainan sprt QS Quran "Aduunya mataul khurur" jika dg anak akan mengurai keceriaan dkt dngannya aku pun senang, tp LDR sm suami jg aku ga suka, pengen nya kumpul jdi stu rumah merangkai cerita bersama lagi. Meskipun crita terbaik Itu dr NYa. Pahit kalau kita pikir pahit, pahal pun cuma pikiran yg terbatas. Hidup dg mrtua pun ya smua menntu sma saja pasti pernh meraskan itu. Tapi kadng ketika sudh menikah pilihan diri adalh pilihn terkhir, atau bhkan tidak ada pilihn tepatnya. Beda sekali pas waktu mash lajang  apa lagi hidup muk di kota tok, g mkir ke klrg, mari su.ul adab kan nek wes ng kota moro deso ki. Hmmmm. Krn tafsiran hati pikiran njomplang. Hei, sadar lah, kita cuma hamba kan. Statusnya hamba, mung wayang nge gusti Allah. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makan satu piring cukup

 Ini adalah selogan yang sering teman dan ayah ankku katakan kepadaku. Untuk apa memilih jalan yg tidak sesuai dg hati. seprti jalan politik yg sudh nampak sekali gemuk perut nya dibanding kan dengan jalan pendidikan atau jalan wirausaha. Karena untuk dibenak saat ini hanya ada dua jalan yg benar bersih, cuman ini pun sprtnya blm bisa dikatakan bersih 77%. Karena aku yg tau menau dunia sogok suap di dalam prangkat desa ini jdi rahasia di masyarakt desa. Dan dosenku hadis dlu ingt bngt, kalau kita kerja koq pke nyogok  jelas tdk halal nya. Sepertinya itu berlaku disna. Kemudian masuk di pnddkn jg kalau ada maharnya itu jg sma tdk halal. Jdi pke jalur yg sewajrnya , meskopun dikata tmnku di marketingan dlu, ga bsa skrng hdup lurus2aja. Kalau maulirus aku suruh jdi ustadzah. Cuma kan ga gtu jg. ya aku maklum dia bkn seorang yg ahli dlm agama. atau mngenyam agama.i hmmm.. kemudian berkaca dari hidup yang telah ku lalui selama 3 stngh tahun ini. sudh menikah, berumah tangga, berada...

Ujian

 Aku habis lihat Vt di Fb, jk permpuan babyblues bisa mnyakiti anak sndiri. Tapi ya dizaman serba online bgni bnyak jg ibu2 muda yang terpengaruh konten. Kdng memang direalita seorang suami memnag beda dg awal mengejar istri atau awal2 mnikah msh merasakan manis madu. Tapi stlh punya anak, perhatian dan mengejarnya sdh tdk pert dlu. Itu bru psikologis blum jg aspek sosial ekonomi klrg kecil dan besar. Ini bisa dianggap penting bsa jg ya tidak. Aku tim memilih bodo amat, dg sklilongku, ataupun soal rasa tu sudh mati rasa. Ya yang pnting azaz silaturahim dan inti tangjwbnya ada. Dah cukup bagiku. Rizki anak sehat, uang cukup, dan makan cukup. Aku sdh Alhamdulillah. Aku bodo amat jg pandangn orang lain pd diriku sih. Aku sdh melepas smuanya yang angan2 ku, wanita karir dan pnya indpndent. Karena takdir tuhan aku ada disini. Dengan segala kurang lebihnya. Aku pasrahkan jalan ini pada Nya. Aku sudh usaha tp jk tdk direstu ya berjalan apa adanya saja.