Aku pribadi, sangat suka diskusi, krn dg diskusi kta bsa mnyamakan persepsi, komunikasi yg bagus maka akan membentuk pola hubungan yg bagus pula. Aku yg sbenarnya pribadi yang suka ngomong, ekstrovet. Eh, dpat klrg suami dan emg jd klrg aku jg, kesharian dg klrg suami dan suami krja di semarang. Aku si lbh suka privat live ya. Krn terbiasa bgu. Kalau diruamh suami tu gag ada privat2 nya smua ekspost bahkan ktka mandi saja pernh kelihat. Hmm. Iya sudh lah ini realita hidupku. Yang memang takdirku dr Nya. Ada sisi baik. Ada jg tdk. Biasa sja. Tapi hidupku itu aku bulang rnak sangat enak. Dr pada ttngga di desa. Bersyukur. Alhamdulillah. Aku LDR dg suami tu, dia jrng bngt komunikasi nya, mlm dah capek, kdng dia lmbur g mau diganggu, aku klo d desa seneng e bsa nonggo
Lihat tuhan menunjukan hal yang aku tidak tau. Nyatanya ya mencari pembenaran untuk diri sendiri mertua ktika bercerita. Seolah benar dan aku salah. Dan nyatanya kejadian najla ngg ada dia main, pin tidak aakan diceritakan secra objektif tanpa penghakiman. Nyatanya aku memang salah sbg ortu apakh bnr aku terima saja diinjak2. Smpai di titik aku asumsikan aku ngg mau lagi tinggal serumah aku ngg mau lagi numpang. Karena nyatanya ktika numpang ada harga diri yang diombang ambing dan dicoreng bgtu saja. Mana ada orang yang mau membenarkan oranglain salah meskipun itu keluarga? Dan kapan aku disetujui untuk tinggal jauh dr klrg dia, pdhl aq dah tnggl jauh dr klrgku. Aku pun mikir bgmn ya Allah. Apakah aku salah. Apakah aku orang yang hina. Baik sih ktika ddpnku atau seolah mengiyakan aku makan. Nyatanya numpang memang tidak nyaman. Dan sprtny kalau aq dirumh mrtua bkalan gtu deh, mk kdng aku rasanya pngn lari, tdk mau d lingkungn itu, males dan ya males ngg mau jg. Kalau ankku mau dia...
Komentar
Posting Komentar