Hari ini sperti biasa menemani anakku disekolah. Tingkah bawaan ank itu ada yang suka palying victim gitu, hal ini karena mungkin kurang tepat an mengkomunikasikan ngomong gitu. Dan menggunakan menangis untuk mensukseskan tujuannya. Ada juga hasutan2 yang dilontarkan pada orang lain untuk membenci orang yg tdk disukainya. Real meskipun ada anak anak polos saja. Dia tidak menggngu orang lain. Padahal hipotesa awal aku melihat anak ini ngemong tapi skrng berjalanya waktu mengapa, suka plying victim. Namun terkadang sama anak anak kaya nya normal sebuah kenakalan asal tdk melukai fisik dan mental. Tapi sprtinya anak2 tdk punya rasa sakit dg tmnya apa ya, soalnya nnti dia baikan lagi setelah bertngkar.
Lihat tuhan menunjukan hal yang aku tidak tau. Nyatanya ya mencari pembenaran untuk diri sendiri mertua ktika bercerita. Seolah benar dan aku salah. Dan nyatanya kejadian najla ngg ada dia main, pin tidak aakan diceritakan secra objektif tanpa penghakiman. Nyatanya aku memang salah sbg ortu apakh bnr aku terima saja diinjak2. Smpai di titik aku asumsikan aku ngg mau lagi tinggal serumah aku ngg mau lagi numpang. Karena nyatanya ktika numpang ada harga diri yang diombang ambing dan dicoreng bgtu saja. Mana ada orang yang mau membenarkan oranglain salah meskipun itu keluarga? Dan kapan aku disetujui untuk tinggal jauh dr klrg dia, pdhl aq dah tnggl jauh dr klrgku. Aku pun mikir bgmn ya Allah. Apakah aku salah. Apakah aku orang yang hina. Baik sih ktika ddpnku atau seolah mengiyakan aku makan. Nyatanya numpang memang tidak nyaman. Dan sprtny kalau aq dirumh mrtua bkalan gtu deh, mk kdng aku rasanya pngn lari, tdk mau d lingkungn itu, males dan ya males ngg mau jg. Kalau ankku mau dia...
Komentar
Posting Komentar