Dah hampir 1.5 tahun aku LDM sm suami, kadng hidup ngrasa hampa aja. Tapi kadang juga vibes nya seneng. Tapi ngrasa flat jg. Hidup didesa dituntut dekat sm klrg, pdhl kdng kedekatn itu bs berbuah menyakiti, off all tahu atau tidak, ngrasa atau tidak. Tapi ada bagusnya apa2 didatangi gitu. Aku tu sempet mikir nnt kalau meninggal bgmn ya. Kalau hdupku di kota ngg dkt sm klrg. Sama spt suami ku yg mikir g ada ttngga kl d kota dsb. Tapi tadi pagi aku diingatkan oleh bu ida tp scr tdk langsung ya. Orng kaya tak pasti masuk surga. Orang miskin pun jg tak pasti. Mau pintar atau bodoh pun ya smu ujian dia bsa dkt sma yg Kuasa apa tdk. Kemudian wktu buka tiktok, gus baha mengingatkanku bahwa ilmu itu diatas sglnya kajian kitab ilmiah. Menelaah itu yg jangan smpai hilang. Kyai jgn mau difekte org kaya. Kyai nek ke dunnyan yo repot. Dsb itu. Maka aku bodoh selama hidup di candi, kalau mikirku kaya itu tolak ukur. Yang betul ilmu belajar dan telaah itu tradisi2 ulama. Yang harus diwarisi. Masalah kaya atau misakin yang penting bgm alat itu bsa mendekatkan diri pada Allah. Itu the finnal ending. Ingat lagi aku, bahwa yg dibawa mati ada 3 hal, ilmu bermanfaat, ank sholeh/ah, dan amal jariyah, selain ktga itu kita tinggalkan.
Ini adalah selogan yang sering teman dan ayah ankku katakan kepadaku. Untuk apa memilih jalan yg tidak sesuai dg hati. seprti jalan politik yg sudh nampak sekali gemuk perut nya dibanding kan dengan jalan pendidikan atau jalan wirausaha. Karena untuk dibenak saat ini hanya ada dua jalan yg benar bersih, cuman ini pun sprtnya blm bisa dikatakan bersih 77%. Karena aku yg tau menau dunia sogok suap di dalam prangkat desa ini jdi rahasia di masyarakt desa. Dan dosenku hadis dlu ingt bngt, kalau kita kerja koq pke nyogok jelas tdk halal nya. Sepertinya itu berlaku disna. Kemudian masuk di pnddkn jg kalau ada maharnya itu jg sma tdk halal. Jdi pke jalur yg sewajrnya , meskopun dikata tmnku di marketingan dlu, ga bsa skrng hdup lurus2aja. Kalau maulirus aku suruh jdi ustadzah. Cuma kan ga gtu jg. ya aku maklum dia bkn seorang yg ahli dlm agama. atau mngenyam agama.i hmmm.. kemudian berkaca dari hidup yang telah ku lalui selama 3 stngh tahun ini. sudh menikah, berumah tangga, berada...
Komentar
Posting Komentar