Terkadang hdupku rasanya sepi dan hampa, krn iya aku RT dh 7th LDR sm suami dh 2 th, jalan 3 th, aku hdup dg dua mrtua sm ankku, ankku sih seneng2 aja sm mbhnya aku ya sama. Tp ttp ada sisi kurng ya rasanya, iya namanya manusia, tdk selalu apa yg diinginkan sama. Misal aku ingin pnya rumh sndiri dan hdup bhgia didik anak sm suami yg saling kerja sama dlm sgla hal, perhatian, kecukupan dan ya hangat lah cemara gtu. Namun kenyataanya kan tdk bgtu, g smua apa yg diinginkan manusia ini jg dikasih sama yg kuasa, krn sadar jg ini dunia. Nabi saja tdk hdup dg enak trus jg. Apa lg hamba yg hina ini. Bnyk dosa. Kurng dmna2.
Lihat tuhan menunjukan hal yang aku tidak tau. Nyatanya ya mencari pembenaran untuk diri sendiri mertua ktika bercerita. Seolah benar dan aku salah. Dan nyatanya kejadian najla ngg ada dia main, pin tidak aakan diceritakan secra objektif tanpa penghakiman. Nyatanya aku memang salah sbg ortu apakh bnr aku terima saja diinjak2. Smpai di titik aku asumsikan aku ngg mau lagi tinggal serumah aku ngg mau lagi numpang. Karena nyatanya ktika numpang ada harga diri yang diombang ambing dan dicoreng bgtu saja. Mana ada orang yang mau membenarkan oranglain salah meskipun itu keluarga? Dan kapan aku disetujui untuk tinggal jauh dr klrg dia, pdhl aq dah tnggl jauh dr klrgku. Aku pun mikir bgmn ya Allah. Apakah aku salah. Apakah aku orang yang hina. Baik sih ktika ddpnku atau seolah mengiyakan aku makan. Nyatanya numpang memang tidak nyaman. Dan sprtny kalau aq dirumh mrtua bkalan gtu deh, mk kdng aku rasanya pngn lari, tdk mau d lingkungn itu, males dan ya males ngg mau jg. Kalau ankku mau dia...
Komentar
Posting Komentar