Terkadang hdupku rasanya sepi dan hampa, krn iya aku RT dh 7th LDR sm suami dh 2 th, jalan 3 th, aku hdup dg dua mrtua sm ankku, ankku sih seneng2 aja sm mbhnya aku ya sama. Tp ttp ada sisi kurng ya rasanya, iya namanya manusia, tdk selalu apa yg diinginkan sama. Misal aku ingin pnya rumh sndiri dan hdup bhgia didik anak sm suami yg saling kerja sama dlm sgla hal, perhatian, kecukupan dan ya hangat lah cemara gtu. Namun kenyataanya kan tdk bgtu, g smua apa yg diinginkan manusia ini jg dikasih sama yg kuasa, krn sadar jg ini dunia. Nabi saja tdk hdup dg enak trus jg. Apa lg hamba yg hina ini. Bnyk dosa. Kurng dmna2.
Ini adalah selogan yang sering teman dan ayah ankku katakan kepadaku. Untuk apa memilih jalan yg tidak sesuai dg hati. seprti jalan politik yg sudh nampak sekali gemuk perut nya dibanding kan dengan jalan pendidikan atau jalan wirausaha. Karena untuk dibenak saat ini hanya ada dua jalan yg benar bersih, cuman ini pun sprtnya blm bisa dikatakan bersih 77%. Karena aku yg tau menau dunia sogok suap di dalam prangkat desa ini jdi rahasia di masyarakt desa. Dan dosenku hadis dlu ingt bngt, kalau kita kerja koq pke nyogok jelas tdk halal nya. Sepertinya itu berlaku disna. Kemudian masuk di pnddkn jg kalau ada maharnya itu jg sma tdk halal. Jdi pke jalur yg sewajrnya , meskopun dikata tmnku di marketingan dlu, ga bsa skrng hdup lurus2aja. Kalau maulirus aku suruh jdi ustadzah. Cuma kan ga gtu jg. ya aku maklum dia bkn seorang yg ahli dlm agama. atau mngenyam agama.i hmmm.. kemudian berkaca dari hidup yang telah ku lalui selama 3 stngh tahun ini. sudh menikah, berumah tangga, berada...
Komentar
Posting Komentar