Langsung ke konten utama

Postingan

Hati kotor

 Ya Allah hilangkanlah hati ku yang kotor ya Allah ganti yg bersih dan bisa beribadah dg baik dihadapnmu. Itu impianku, serta ngemong ank putu, cukupkan dan banykn rizkinya biar bisa untuk ibadah ya Allah. Teng njenengan, jnagn lagi buat dia memikrikan bgmn bs dpt tmpat tnggal atau bahkan dpt penghasilan untk kbtuhan sehari2 ya Allah. Lancarkanlah rizki klrg kami. Dan bimbinglah kami ke jalan Mu ya Allah. jalan yang engkai ridho i dan engkau kasihi. Jika engkau beri cobaan maka kuatkanlah kami ya Allah. Amiiiiin ya robbal alamin

Prestasi

 Dulu, ketika msih dibangku kuliah, atau sekolah merasa paling bersalah kalau prestasi tdk bagus. Tapi sekarang setelah berumah tangga dan berbaur dg tetangga, semua nampak beda 95%, tdk ada yg namanya prestasi. ada nya bgmn cari cuan untuk makan atau jajan anak. LOL. Semua sudh nampak semu. Pun sebuah jabatan atau pangkat bahkan uang selayaknya sebuah kertas kosong. Nampak indah dulu ketika mau di raih. Tapi setelah di dapat semua nampak hambar. Dan hampa. Serasa kelezatan itu ketika dulu, bisa dekat dengan Nya. Dan mensyukuri setiap nafas atas karunianya. Sbg guru yang menfaat ilmu nya. Meskipun pnghasilan itu tdk sebnayk pengusaha. Atau warisan orang tua. Karena realitanya semua itu tdk ditangan jdi ya semu2 saja.

Astaghfirullahalazim

 Sudah berhari hari badanku pegel semua,,, dan ditambah tamparan keadaaan,,, ckckck gus baha pernah bilang buat apa kita sedih atas hal dunia yg hanya permainan biasa. Ckck. Cemungud bro, bakoh, kuat sekabihane, digdaya dan tangguh, bisa, bisa kelola emosi, tidak bergantung dg mahluk bahagianya. 

Capekku tak dihargai

 Iya aku kewalahan jika harus momong 2 anak skaligus, padahl klo anakku sndrian jg g terlalu sulit d aturnya. Tapi kalau sm embak nya sira, masyaAllah capek sekali.skaligus ndidik ngajari yg bagus sambil kerja jadi IRT tuh masyaAllah rasanya, aku ingin angkat tangan karena capek. Tapi rwalita suami tak mau bantu bsa nya cm kasi masukan doang omong2 tok. Jadi sebah gtu rasanya tambah. Tapi ya gmn lagi pny suami yg blm bsa kasi uang, klo dibilng suruh kerja frreelance malahn alesan mulu. MasyaAllah tobat aku tuh. Mengayomi nda bisa kash nafkah lahir kg nda bisa. Bsa nya cm mnta doang. Semoga Allah tunjukan lah fitrah laki2 tu cari nafkah bukan nya aku perempuan yg suruh nyari uang. Trus dia ngeklaim itu uang bersama dipake masa dpn njiiir. 

Perkara CUAN

 Desa maupun kota sudah aku jelajahi. Dan semua profesi pernh disinggahi. Dan yang paling cuan di marketing meskipun hanya bbrpa BLN saja disana. Tapi membuat aku jadi paham yg dikejar adalah soal cuan. Bisnis apa pun itu. Soal proses yang dilalui dan dilakukan apa saja preparingnya apa saja yang dilakukan ttp saja itu tak teranggap mata. Karena orientasi mereka satu yaitu cuan. Perkara CUAN jg orang2 jenis ini itu rela gtu do ing enything. Ya Allah berat ditengah badai ya. Tapi ini semua kan soal cuan.

OJO NGGEGE MONGSO

 Unen unen jawa yakni ojo nggege mongso inggeh punika dadi pangemut piambak e tiyang. Orang harus sabar dan bertindak tepat disegala situasi dan kondisi.  Dalam perbincangan serius tapi santai beberapa hari yang lalu, ketika membandingkan sekilas kualitas kesabaran antara aktivis “pejuang” (yang bergerak dalam kerja-kerja kemanusiaan) dan pengusaha (yang murni bergelut mengejar profit ekonomi), seorang kawan berujar: “Salah satu yang membunuh perjuangan adalah ketergesa-gesaan. Para pengusaha kadang punya kesabaran lebih besar ketimbang para ‘pejuang’. Para pengusaha tekun berjuang dan fokus berkiprah di kolam-kolam kecil yang sejak awal dibangunnya sendiri hingga suatu saat juga punya kolam besarnya sendiri.” Lalu bagaimana halnya dengan kualitas kesabaran para aktivis? “Aktivis sering kali kekurangan stok kesabaran, ingin semua kiprah segera berbuah dan akhirnya banyak tujuan yang gagal terwujud akibat terlampau bernafsu semua hal ingin ditangani. Itulah sebabnya tanpa teras...